Jenis penyakit yang disebabkan oleh jamur C. albicans. Kandidiasis memiliki banyak macam dan rupa dan bergantung dari bebrapa faktor penyebabnya :
- Acute Pesudomembranous Candidiasis (Oral Thrush)
Suatu infeksi yang disebabkan oleh pertumbuhan jamur C. albicans superficial (permukaan) yang berlebihan. Tampak sebagai plak mukosa yang putih, bergumpal atau sperti beludru yang dapat di bersihkan (Scraping). Setelah pembersihan akan tampak permukaan yang merah, kasar bahkan berdarah. Biasanya dijumpai pada permukaan lidah, pipi, dan paltum lunak.

Diagnosis dapat dilakukan dengan melakukan kultur jamur C. Albicans dari apusan jaringan. Selai itu, daapt juga dengan pemeriksaan secara sitologik dengan pewarnaan PAS (Periodic Acid Schiff) dan KOH ( Pewarnaan Potasium Hidroksida)

Pemberian topical dari obat-obat antijamur topical selama 2 minggu biasanya memberikan kesembuhan.
- Acute Atropik Candidiasis (Antibiotik Sore Mouth)
Penggunaan antibiotik spectrum luas, terutama tetrasiklin. Hal ini dikarenakan penggunaan antibiotik menekan pertumbuhan bakteri (Lactobacillus Acidophilus) sehingga ketidakseimbangan jumlah bakteri dan jamur (C.Albicans).

Tampak sebagai daerah yang merah, mengelupas dan tidak menimbul. Biasanya terdapt pada daerah yang terkena penggunaan antibiotik. Diantaranya :
- Pemakaian antibiotik secara sistemik (bibir, pipi, dan orofaring).
- Pemakaian antibiotik topical / isap (lidah dan palatum)
- Chronic Atropik Candidiasis (Denture Sore Mouth)
Umunya terjadi pada pemakai gigi tiruan lengkap dan sebagian (15%-65%). Hal ini disebabkan karena biasanya pasien menggunakan gigi tiruan di waktu tidur. Organisme Candida sangat menyenangi daerah yang lembab khususnya di bawah gigi tiruan di perparah dengan jarangnya pembersihan gigi tiruan menyebabkan koloni candida yang menumpuk.

Terapinya dengan memberikan perawatan antijamur pada gigi tiruan dan mukosa mulut serta apabila diperlukan memperbaiki gigi tiruan yang digunakan (goyang atau tidak pas lagi).
- Chronic Hiperplastik Candidiasis
Hal ini disebabkan oleh organisme Candida yang menembus permukaan mukosa dan menstimulasi respon hiperplastik. Penyebab pendukungnya diantaranya kebersihan mulut yang jelek, xerostomia (mulut kering), perokok. Lesi ini tampak sebagai lesi putih tegas, berbintil dengan beberapa daerah merah.

Pemeriksaan dengan biopsy dan pewarnaan PAS atau hematoxylin dan eosin rutin. Pasien dengan kandidasis hiperplastik kronis harus diamati dengan cermat karena dapat dikaitkan dengan eritroplakia yang merupakan awal keganasan.
Penggunaan antijamur topikaL yang memdai dapat memberikan kesembuhan.





